Selasa, 14 Februari 2017

My self opinion about Indonesia's Issue. (PART 3)

sahabat muslimku, bukankah menutup aurat itu wajib? sudah tertera di al-quran... sahabat muslimku, bukankah menutup aurat itu wajib? sudah tertera di al-quran... hayo... coba dibuka al-qurannya...
bukankah perintah itu sudah dijelaskan didalam al-quran? wajarkah kita marah?

sahabatku, dihina oleh ahok itu ibarat digodain abang-abang pinggir jalan...
"neng, main yuk!" kalau digituin marah kan? padahal kita bukan cewek murahan... tidak tahu seperti apa kita aslinya.

sahabatku, mungkin segini saja opini yang bisa saya sampaikan, karena ternyata sudah jam 12:06 dan saya belum mandi. (padahal masih banyak yang mau diceritakan.)

ingat! buktikan kalau kalian memang seorang muslim. itu adalah pilihan kalian. cukup kabarkan saja kepada mereka :
Al-Maidah, 5:52. Maka kamu akan melihat orang-orang yang ada penyakit dalam hatinya (orang-orang munafik) bersegera mendekati mereka (Yahudi dan Nasrani), seraya berkata: "Kami takut akan mendapat bencana".  Mudah-mudahan Allah akan mendatangkan kemenangan (kepada Rasul-Nya), atau sesuatu keputusan dari sisi-Nya. Maka karena itu, mereka menjadi menyesal terhadap apa yang mereka rahasiakan dalam diri mereka.

sampai jumpa di postingan selanjutnya, terima kasih!

IMPORTANT!!!!!!
kata murobbi saya lawannya sami'na wa atho'na adalah sami'na wa ashoina. googling sendiri ya!

jika ada yang kurang, salah, ataupun bertentangan, silahkan komen di kolom komentar atau japri aja ya :DDDDDDD OK?

mandi dulu. bye byeeeee

Wassalam.

My self opinion about Indonesia's Issue. (PART 2)

......
mama : udah nyoblosnya, bud?
budi : so pasti mak!
budi lagi : budi nyoblos kandidat ke-15 mak, kan muslim, sama kaya budi.
mama : yaiyalah bud! itu kan bapak kamu yang calonnya wkwkwkwk

(np : cerita diatas hanyalah karangan ngawur semata)
dari cerita budi di atas, kita tahu, setelah budi baca surah al-maidah, bukan hanya dibaca, si mama nyuruh budi memahami juga, akhirnya budi paham, dan akhirnya ia pun memilih pemimpin muslim. nah... ini sekaligus jadi reminder buat saya dan teman-teman muslim sekalian... untuk menjadi muslim yang cerdas seperti budi. tidak hanya menjadi warga negara yang baik, dengan melakukan hak dan kewajibannya yaitu mengikuti pemilu (tanpa ada paksaan), budi juga melakukan kewajibannya sebagai muslim yang taat, tentunya tanpa ada paksaan.

nah... semuanya tergantung ke kitanya masing-masing ya guys.

apabila kita ingin menjadi orang yang baik, kita bisa lakukan hal yang baik, dan menjadi orang yang buruk dengan perilaku sebaliknya.

apabila kita ingin menjadi muslim yang taat, kita bisa membuktikannya dengan :
1. menjadi manusia yang baik.
2. patuh dan tertib terhadap aturan negara-nya.
3. menjalankan syariat agamanya.
4. mengamalkannya.

آمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ ۚ كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ ۚ وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا ۖ غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ

285. Rasul telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. (Mereka mengatakan): "Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun (dengan yang lain) dari rasul-rasul-Nya", dan mereka mengatakan: "Kami dengar dan kami taat." (Mereka berdoa): "Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali." Q.S AL-BAQARAH 2:285.

nah... udah jelas kan? kalau kalian mengaku sebagai muslim yang taat, jalani perintah tuhan kalian! baca dan pahami al-quran, niscaya kalian akan merasa bodoh seperti saya. kenapa? karena ternyata didalam al-quran masih ada perintah-perintah yang harus saya jalankan, namun belum saya laksanakan. yang ternyata selama ini saya adalah masih bodoh, karena taunya, sebagai seorang muslim, saya cukup berjilbab, sholat, dan puasa. padahal i'm a big stupid about my own religion!

LANJUT.

selain itu, waktu awal-awal 411, saya juga pernah baca di chat grup teman sekelas saya di kampus, dia bilang begini, jangan rasis, kita semua sama, etc. karena pada waktu itu, umat islam lagi 411, dan mereka nganggep itu adalah rasis untuk menjalankan syariat islam dengan memilih pemimpin non-muslim alias kafir... astagfirullah...

baca : https://rumaysho.com/5673-toleransi-dalam-islam.html

toleransi apa yang harus kita lakukan terhadap orang yang menghina ayat kitab kita? wajarkah kita marah....?
apabila kamu dipanggil dengan nama hewan oleh temanmu, bukankah kamu akan marah? hatimu sakit? tersinggung? coba kamu panggil balik dia... bisa dihajar kamu. begitu juga dengan kita.

murobbi saya pernah cerita,
ada suatu perang pada zaman nabi, dimana pada saat itu rasulullah mewajibkan untuk perang, asal mulanya adalah, ketika disebuah pasar, ada seorang wanita muslimah yang sangat tertutup pakaiannya, kemudian segerombolan orang, salah satu dari mereka, menyingkap pakaian muslimah itu, sehingga nampaklah auratnya. semua orang dipasar melihat dan menertawakannya. ketika rasulullah mendengarnya, maka rasulullah mewajibkan pasukannya untuk memerangi gerombolan itu.

LANJUT KE PART-3 : http://my-own-crown.blogspot.co.id/2017/02/sahabat-muslimku-bukankah-menutup-aurat.html

My self opinion about Indonesia's Issue.

assalamulaikum semuanya, selamat pagi!
semoga saya dan teman-teman semua diberkahi dan diberikan nikmat-Nya lagi oleh Allah Subhana Wataa'la. Amin.

udah jam 10:33, jujur saya belum mandi. alasannya ya general sih. alasan remaja nowadays, MAGER. bangun cuma buat sholat subuh duluan, and then, obviously, langsung nge-check sekaligus main hp.

btw, timeline saya, entah itu di ig, facebook, dan broadcast lain pun, lots of them lagi ngebahas tentang pemilu hari ini. jadi hari ini adalah PEMILU GUBERNUR DKI (15 februari 2017) yang oleh pak Jokowi dijadikan hari libur Nasional.

ngomong-ngomong soal pilgub, indonesia kan lagi bermasalah banget nih. gara-gara awal mulanya, pak ahok ngomong sembarang soal al-maidah:51, katanya al-maidah itu bohong, gausah dipercaya. kira-kira begitulah yang beliau bilang di cuplikan video yang tersebar.

berawal dari situ, umat islam ngadain aksi, buat menuntut pak ahok atas penistaan ayat al-quran. al-quran itu mukzijatnya umat islam. semuanya ada di dalam al-quran, bahkan sains pun! al-quran juga dijadikan pedoman umat islam. jadi kita sebagai warga negara, tidak hanya harus patuh terhadap aturan negara, namun juga terhadap aturan agama kita, karena indonesia kan memberi hak kepada warga negaranya untuk memilih agama mereka masing-masing, dan islam bukanlah agama yang memaksa. islam is kind, friendly, and generous!

gara-gara omongan pak ahok, muslim di indonesia jadi panas nih. jadi pada terbakar semua. al-qurannya dihina. dibilangin bohong. padahal al-quran berasal dari tuhan kita, Allah Subhana Wataa'la yang diwahyukan kepada nabi muhammad melalui malaikat jibril, dan saya sebagai muslim meyakini itu. tapi pak ahok dengan seenaknya bilang, "jangan mau dibohongi, pake al-maidah.....".

bahkan, sampe ada aksi, dimana melalui aksi ini, semua umat islam, yang benar-benar islam berkumpul untuk membela al-quran! mereka berkumpul di ibukota, bukan hanya masyarakat islam ibu kota saja, bahkan ada yang dari luar kota, dari luar pulau, sampe ada yang jalan kaki guys! aksi ini sendiri diadain karena pemerintah tidak menggubris dan tidak menindaklanjuti kasus penistaan al-quran ini. pemerintah kayak biasa-biasa aja, kayanya nyuruh masyarakat islam "sing sabar...." padahal mereka udah berkoar-koar di media sosial, tapi sama pemerintah didiemin. bukankah sebagian dari anggota kepemerintahan ada yang muslim? bahkan presiden kita sendiri muslim. hihi lucunya negeri ini!

jadi menurut saya, wajar saja umat islam aksi. awalnya, ada 3 kali aksi. yang aksi pertama saya kurang tau, katanya itu aksi masih dikit banget, jadi gak terlalu diliput, aksi kedua 411, nahhhh ini mulai nih umat islam bersatu. sampe aksi ketiga, yaitu 212. SUBHANALLAH! indonesia bahkan menjadi perbincangan negara lain. tapi ahok cuma dijadiin tersangka. gitu-gitu aja.

setelah itu, ahok beraksi lagi nih. dengan kasus barunya, pelecehan ulama. maka, terjadilah lagi aksi 112.

tidak lama setelah aksi 112, yaitu pada hari ini adalah PILGUB DKI. dimana ahok lagi-lagi tenar.... tapi timeline gak sebut-sebut nama ahok... mereka cuma ber-kutip demikian :
"jangan pilih pemimpin non-muslim"
"pilih no 1 atau 3"
"jika pilih no 3, comment 'yes' di kolom comment"
"ingat al-maidah ayat 51!"
"haram memilih pemimpin kafir"

Inti dari semua itu adalah......
Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
“Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi auliya bagimu; sebahagian mereka adalah auliya bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi auliya, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.  Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.” (QS. Al-Maidah: 51)
Sumber : https://rumaysho.com/14628-surat-al-maidah-ayat-51-jangan-memilih-pemimpin-non-muslim.html

nah..... dari selama semua kejadian itu terjadi.... saya mendapat banyak pertanyaan dan sindirian dari lingkungan khususnya teman-teman saya. dan saya juga merasa tidak enak dengan teman chinese saya, tapi saya berusaha untuk tetap adil ke teman-teman saya.

pernah suatu hari saya duduk disebelah teman saya yang non-muslim, dan saya baru tahu dia ada keturunan chinese, terus dia bilang gini ke saya :
a : cha, cha, kasian ya si ahok, di sidang sampe menangis, coba deh gausah disalahin lagi, dimaafin aja, kan kasian dia sampai nangsi....
i : hehehe.. hm.. iya, sampai nangis ya? (dalem hati, hm, masa?)

baru-baru ini saya juga temen saya ngomong ke saya,
b : cha, kasian tau si ahok.. coba gak usah diperpanjang lagi, udahan aja, kasian juga kan dia...
i : hm......... kalau menurut aku sih (mulai curhat)

in my opinion, islam itu tidak memaksa. tapi itu tergantung muslimnya sendiri, taat atau tidak taat, karena terkadang hidup itu adalah tentang memilih. dalam al-quran, surah al-maidah ayat 51 sudah dijelaskan bahwa, "janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi auliya bagimu; sebahagian mereka adalah auliya bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi auliya, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim." -----> auliya disini berarti pemimpin. baca di : https://rumaysho.com/14628-surat-al-maidah-ayat-51-jangan-memilih-pemimpin-non-muslim.html
jadi, mudah saja penyelesaiannya, apabila kalian mengaku muslim, agama kalian adalah islam, mengaku kitab kalian adalah al-quran, percaya akan tuhan kalian, allah subahana wataa'la, coba baca al-maidah ayat 51, bahkan seterusnya. disitu sudah ditulis, diketik, dijelaskan, insyaAllah sejelas-jelasnya, karena insyaAllah tidak ada keraguan didalamnya (Al-quran).

guru saya pernah bilang, orang cerdas itu, orang yang balance, dunia dan akhirat. saya lupa itu guru agama atau guru ips yang bilang. nah saya kutip perkataannya itu disini. khususnya untuk para muslim, apabila kalian merasa benar-benar muslim, seharusnya kalian berfikir untuk tidak hanya dunia saja, melaikan juga akhirat. jangan hanya mikir, di dunia, pilih pemimpin yang baik, yang bisa membangun negeri, jangan rasis, jangan pilih kasih, jadi manusia netral saja, toh ibadah juga udah, sholat udah, puasa udah, senyum udah, ibadah kan?
malah seharusnya, sebagai muslim yang baik, kalian pun punya kewajiban taat terhadap agama kalian, yang larinya ke akhirat. dengan menaati al-quran (baca dari awal), insyaAllah kalian menaati kewajiban kalian sebagai muslim.

saya coba ceritakan :
besok adalah hari pemilihan gubernur DKI, si budi sudah bisa memilih... maka besok ia harus bangun pagi-pagi untuk pergi ke TPS.
mama : bud, lekas tidur nak! besok kan harus ke tps...
budi : ngapain mak ke tps? (sambil nguap lebarrrrrrr.....)
mama : nyoblos toh nak, kamu kan udah berhak milih...
budi : malas mak... budi besok mau kesiangan aja..
mama : duh duh duh... males temennya setan loh bud. mau dikelilingi setan?
budi : ndak toh mak, ndak mau budi. buat apa kita nyoblos mak?
mama : yah... sebagai kontribusi untuk negara kita juga. walaupun kecil, manfaatnya juga nantinya akan ke kita juga. budi mau hidup enak kan?
budi : eh.. iya juga ya mak, kalau gitu budi tidur dulu ya..mmm..kkk
mama : eh eh eh, sebelum tidur baca al-quran dulu, buka surat al-maidah, baca dan pahami, terus doa mau tidur, habis itu baru tidur.
budi : eh..eh.. iya deh..

keesokan harinya......


Jumat, 10 Februari 2017

Sampai kapan?

sampai kapan?
sampai kapan kau akan terus berkutat dengan buku-bukumu.
sedang dunia serasa tak merasa-mu.

sampai kapan?
sampai kapan engkau akan terus sembunyi dibalik halaman-halaman tebal itu?
sedang mereka unjuk diri diluar sana.

sampai kapan?
sampai kapan kau akan hanyut lalu tenggelam dalam bacaanmu itu?
mereka telah jauh.
bersama.
tertawa.
mungkin, bahagia pun.
sedang engkau sendiri dalam ketidaktahuan.

Selasa, 31 Januari 2017

Ketika terfikirkan olehku...

Apakah dunia ini benar akan berakhir?
Bagaimanakah dunia ini akan berakhir?
Apalagi setelah itu?

Bagaimana aku?
Siapkah aku?
Ketika hari itu tiba, dan aku tak dapat memastikan.

Manusia selalu berharap yang terbaik.
Penilaian manusia selalu menandakan kualitas kita, pikirku ketika nampak dunia ini di mata.

Kematian membuatku bertanya.

Bagaimana aku ketika malaikat menjemput.

Bagaimana keluarga, teman, dan orang lain terhadapku.

Apakah aku cukup baik untuk ditangisi?
Apakah aku cukup baik untuk dikenang?

Memikirkannya tiada habisnya.
Ternyata aku tak cukup baik.
Simpulku.

Kupu-kupu putih itu kulihat terbang.

Aku tidak tahu kenapa kupu-kupu itu terbang.
Kadang ia menghilang menembus kegelapan, dibalik semak-semak itu.
Kadang ia memasuki celah dibalik bebatangan pohon pisang itu.
Kadang ia keluar, menampakkan putihnya, terbang ke arah yang kulihat sebelumnya, kemudian masuk ke celah yang sebelumnya pula.
Untuk apa ia terbang? Apa yang ia cari?
.
Selagi aku menulis ini, aku melihatnya, sesekali mataku lepas dari tingkahnya, dan ia pun menghilang.

Jumat, 04 November 2016

The Lunar Chronicles : SCARLET (161-163).




Sebuah panel reporter gosip duduk mengelilingi sebuah meja. Kata-kata kosong dan pedas mereka masuk dan keluar dalam telinga Scarlet, pikirannya terlalu terbelah, sebelum dia sadar bahwa mereka sedang mengancam si gadis Bulan pada pesta New Beijing—rambutnya yang mengerikan, penampilan gaunnya yang memalukan, dan apakah itu noda minyak pada sarung tangannya? Tragis.
Salah satu wanita mengoceh. [sayang sekali tidak ada toserba di ruang angkasa, karena gadis itu benar-benar harus didandani!]
Para pembawa acara yang lain tertawa tertahan.
Scarlet menggeleng. “gadis malang itu akan dieksekusi, dan semua orang membuat lelucon tentang dia.”
Wolf melirik ke arah layar. “ini kali kedua aku mendengarmu membelanya.”
“yeah, well, aku berusaha berfikir untuk diriku sendiri sesekali, daripada menelan bulat-bulat propaganda konyol yang media ingin kita percayai.”
“orang-orang begitu cepat menuduh dan mengkritik, tapi mereka tidak tahu apa yang telah dia alami atau apa yang membuatnya melakukan hal-hal yang dia lakukan. Apakah kita bahkan ahu betul bahwa dia memang melakukan sesuatu?”
”aku hanya berfikir harusnya kita tidak menghakimi dia, atau siapa pun, tanpa mencoba memahami mereka terlebih dahulu. Bahwa harusnya kita mendapatkan kisah selengkapnya sebelum mengambil kesimpulan. Pemikiran  yang gila, aku tahu.”