Selasa, 14 Februari 2017

My self opinion about Indonesia's Issue.

assalamulaikum semuanya, selamat pagi!
semoga saya dan teman-teman semua diberkahi dan diberikan nikmat-Nya lagi oleh Allah Subhana Wataa'la. Amin.

udah jam 10:33, jujur saya belum mandi. alasannya ya general sih. alasan remaja nowadays, MAGER. bangun cuma buat sholat subuh duluan, and then, obviously, langsung nge-check sekaligus main hp.

btw, timeline saya, entah itu di ig, facebook, dan broadcast lain pun, lots of them lagi ngebahas tentang pemilu hari ini. jadi hari ini adalah PEMILU GUBERNUR DKI (15 februari 2017) yang oleh pak Jokowi dijadikan hari libur Nasional.

ngomong-ngomong soal pilgub, indonesia kan lagi bermasalah banget nih. gara-gara awal mulanya, pak ahok ngomong sembarang soal al-maidah:51, katanya al-maidah itu bohong, gausah dipercaya. kira-kira begitulah yang beliau bilang di cuplikan video yang tersebar.

berawal dari situ, umat islam ngadain aksi, buat menuntut pak ahok atas penistaan ayat al-quran. al-quran itu mukzijatnya umat islam. semuanya ada di dalam al-quran, bahkan sains pun! al-quran juga dijadikan pedoman umat islam. jadi kita sebagai warga negara, tidak hanya harus patuh terhadap aturan negara, namun juga terhadap aturan agama kita, karena indonesia kan memberi hak kepada warga negaranya untuk memilih agama mereka masing-masing, dan islam bukanlah agama yang memaksa. islam is kind, friendly, and generous!

gara-gara omongan pak ahok, muslim di indonesia jadi panas nih. jadi pada terbakar semua. al-qurannya dihina. dibilangin bohong. padahal al-quran berasal dari tuhan kita, Allah Subhana Wataa'la yang diwahyukan kepada nabi muhammad melalui malaikat jibril, dan saya sebagai muslim meyakini itu. tapi pak ahok dengan seenaknya bilang, "jangan mau dibohongi, pake al-maidah.....".

bahkan, sampe ada aksi, dimana melalui aksi ini, semua umat islam, yang benar-benar islam berkumpul untuk membela al-quran! mereka berkumpul di ibukota, bukan hanya masyarakat islam ibu kota saja, bahkan ada yang dari luar kota, dari luar pulau, sampe ada yang jalan kaki guys! aksi ini sendiri diadain karena pemerintah tidak menggubris dan tidak menindaklanjuti kasus penistaan al-quran ini. pemerintah kayak biasa-biasa aja, kayanya nyuruh masyarakat islam "sing sabar...." padahal mereka udah berkoar-koar di media sosial, tapi sama pemerintah didiemin. bukankah sebagian dari anggota kepemerintahan ada yang muslim? bahkan presiden kita sendiri muslim. hihi lucunya negeri ini!

jadi menurut saya, wajar saja umat islam aksi. awalnya, ada 3 kali aksi. yang aksi pertama saya kurang tau, katanya itu aksi masih dikit banget, jadi gak terlalu diliput, aksi kedua 411, nahhhh ini mulai nih umat islam bersatu. sampe aksi ketiga, yaitu 212. SUBHANALLAH! indonesia bahkan menjadi perbincangan negara lain. tapi ahok cuma dijadiin tersangka. gitu-gitu aja.

setelah itu, ahok beraksi lagi nih. dengan kasus barunya, pelecehan ulama. maka, terjadilah lagi aksi 112.

tidak lama setelah aksi 112, yaitu pada hari ini adalah PILGUB DKI. dimana ahok lagi-lagi tenar.... tapi timeline gak sebut-sebut nama ahok... mereka cuma ber-kutip demikian :
"jangan pilih pemimpin non-muslim"
"pilih no 1 atau 3"
"jika pilih no 3, comment 'yes' di kolom comment"
"ingat al-maidah ayat 51!"
"haram memilih pemimpin kafir"

Inti dari semua itu adalah......
Allah Ta’ala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا الْيَهُودَ وَالنَّصَارَى أَوْلِيَاءَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاءُ بَعْضٍ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ مِنْكُمْ فَإِنَّهُ مِنْهُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi auliya bagimu; sebahagian mereka adalah auliya bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi auliya, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka.  Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim.” (QS. Al-Maidah: 51)
Sumber : https://rumaysho.com/14628-surat-al-maidah-ayat-51-jangan-memilih-pemimpin-non-muslim.html

nah..... dari selama semua kejadian itu terjadi.... saya mendapat banyak pertanyaan dan sindirian dari lingkungan khususnya teman-teman saya. dan saya juga merasa tidak enak dengan teman chinese saya, tapi saya berusaha untuk tetap adil ke teman-teman saya.

pernah suatu hari saya duduk disebelah teman saya yang non-muslim, dan saya baru tahu dia ada keturunan chinese, terus dia bilang gini ke saya :
a : cha, cha, kasian ya si ahok, di sidang sampe menangis, coba deh gausah disalahin lagi, dimaafin aja, kan kasian dia sampai nangsi....
i : hehehe.. hm.. iya, sampai nangis ya? (dalem hati, hm, masa?)

baru-baru ini saya juga temen saya ngomong ke saya,
b : cha, kasian tau si ahok.. coba gak usah diperpanjang lagi, udahan aja, kasian juga kan dia...
i : hm......... kalau menurut aku sih (mulai curhat)

in my opinion, islam itu tidak memaksa. tapi itu tergantung muslimnya sendiri, taat atau tidak taat, karena terkadang hidup itu adalah tentang memilih. dalam al-quran, surah al-maidah ayat 51 sudah dijelaskan bahwa, "janganlah kamu mengambil orang-orang Yahudi dan Nasrani menjadi auliya bagimu; sebahagian mereka adalah auliya bagi sebahagian yang lain. Barang siapa di antara kamu mengambil mereka menjadi auliya, maka sesungguhnya orang itu termasuk golongan mereka. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang lalim." -----> auliya disini berarti pemimpin. baca di : https://rumaysho.com/14628-surat-al-maidah-ayat-51-jangan-memilih-pemimpin-non-muslim.html
jadi, mudah saja penyelesaiannya, apabila kalian mengaku muslim, agama kalian adalah islam, mengaku kitab kalian adalah al-quran, percaya akan tuhan kalian, allah subahana wataa'la, coba baca al-maidah ayat 51, bahkan seterusnya. disitu sudah ditulis, diketik, dijelaskan, insyaAllah sejelas-jelasnya, karena insyaAllah tidak ada keraguan didalamnya (Al-quran).

guru saya pernah bilang, orang cerdas itu, orang yang balance, dunia dan akhirat. saya lupa itu guru agama atau guru ips yang bilang. nah saya kutip perkataannya itu disini. khususnya untuk para muslim, apabila kalian merasa benar-benar muslim, seharusnya kalian berfikir untuk tidak hanya dunia saja, melaikan juga akhirat. jangan hanya mikir, di dunia, pilih pemimpin yang baik, yang bisa membangun negeri, jangan rasis, jangan pilih kasih, jadi manusia netral saja, toh ibadah juga udah, sholat udah, puasa udah, senyum udah, ibadah kan?
malah seharusnya, sebagai muslim yang baik, kalian pun punya kewajiban taat terhadap agama kalian, yang larinya ke akhirat. dengan menaati al-quran (baca dari awal), insyaAllah kalian menaati kewajiban kalian sebagai muslim.

saya coba ceritakan :
besok adalah hari pemilihan gubernur DKI, si budi sudah bisa memilih... maka besok ia harus bangun pagi-pagi untuk pergi ke TPS.
mama : bud, lekas tidur nak! besok kan harus ke tps...
budi : ngapain mak ke tps? (sambil nguap lebarrrrrrr.....)
mama : nyoblos toh nak, kamu kan udah berhak milih...
budi : malas mak... budi besok mau kesiangan aja..
mama : duh duh duh... males temennya setan loh bud. mau dikelilingi setan?
budi : ndak toh mak, ndak mau budi. buat apa kita nyoblos mak?
mama : yah... sebagai kontribusi untuk negara kita juga. walaupun kecil, manfaatnya juga nantinya akan ke kita juga. budi mau hidup enak kan?
budi : eh.. iya juga ya mak, kalau gitu budi tidur dulu ya..mmm..kkk
mama : eh eh eh, sebelum tidur baca al-quran dulu, buka surat al-maidah, baca dan pahami, terus doa mau tidur, habis itu baru tidur.
budi : eh..eh.. iya deh..

keesokan harinya......


Tidak ada komentar:

Posting Komentar